Kim Ok Bin (Hangul: 김옥빈) / Kim Ok-vin melangkah anggun sebagai salah satu Ratu Aksi paling disegani berkat keberaniannya mengeksekusi adegan-adegan fisik ekstrem tanpa bantuan stuntwoman. Aktris lulusan Universitas Kyung Hee ini selalu sukses menyihir fokus kamera lewat pembawaan kasual yang memancarkan aura tangguh nan sensual.
Kharisma akting wataknya terbukti berada di jajaran papan atas kala ia ditantang ngebawain sosok politikus perempuan yang manipulatif di era kuno, hingga pengacara super independen. Setiap gestur tubuhnya menyuarakan intensitas emosi yang pekat, membimbing penonton menikmati alur tanpa merasa jenuh.
Kilas balik perjalanan kariernya diwarnai aksi laga spektakuler yang menobatkan namanya di panggung internasional berkat penguasaan bela diri tingkat tinggi. Publik sempat dibuat kagum massal oleh penjiwaan emosionalnya saat bertransformasi jadi wanita haus takhta dalam saga Arthdal Chronicles Part 1: The Children of Prophecy.
Eksplorasi perannya kian meledak pekat saat ia membawa taktik politiknya semakin berbahaya dalam Arthdal Chronicles Part 2: The Sky Turning Inside Out. Totalitas akting gaharnya terus berlanjut memukau penonton global melalui peran epiknya dalam Arthdal Chronicles: The Sword of Aramun.
Kedewasaan kariernya kini membuktikan keluwesan bakatnya lewat transformasi menyegarkan ke genre romansa komedi dalam serial hits Love to Hate You. Kehadirannya yang selalu berbobot dipastikan siap kembali menggebrak rasa penasaran pemirsa melalui proyek film menduduki perhatian bertajuk Rising Land.
Advertisement
Trivia #1
Di serial apa, Kim Ok Bin berperan sebagai seorang detektif tangguh yang harus berjuang bertahan hidup sambil mencari pembunuh suaminya di tengah teror wabah misterius yang mengubah orang jadi monster?
Trivia #2
Di serial apa, Kim Ok Bin berperan sebagai seorang ratu ambisius yang rela melakukan apa saja demi mempertahankan kekuasaan dan posisi puncaknya di kerajaan?
Trivia #3
Di serial apa, Kim Ok Bin berperan sebagai seorang ambisius yang manipulatif dan haus kekuasaan, ia rela menghalalkan segala cara demi mendapatkan takhta tertinggi?
Trivia #4
Di film apa, Kim Ok Bin berperan sebagai sosok perempuan kuat dan penuh emosi yang jadi pusat kisah perjuangan cinta, kehilangan, dan pencarian makna hidup?
Daftar drama Korea (Drakor), film dan acara TV yang dibintangi oleh Kim Ok Bin:
Epik fantasi, intrik politik, dan konflik batin berpadu dalam drama penuh ketegangan, saat Ta Gon, Eun Seom, Tan Ya, dan Tae Al Ha saling beradu strategi demi masa depan Arthdal.
Di serial Arthdal Chronicles: The Sword of Aramun (2023), Kim Ok Bin berperan sebagai Tae Al Ha, seorang ratu ambisius yang rela melakukan apa saja demi mempertahankan kekuasaan dan posisi puncaknya di kerajaan.
Advertisement
Pertempuran romansa sengit antara pengacara wanita yang benci kalah dari pria dan aktor papan atas yang tidak percaya wanita! Sebuah komedi romantis yang menyegarkan tentang bagaimana benci bisa berubah jadi cinta lewat jalur hubungan kontrak.
Di serial Love to Hate You (2023), Kim Ok Bin berperan sebagai Yeo Mi Ran, pengacara cewek yang super mandiri, berani, dan nggak suka cowok mendominasi, tapi diam-diam juga punya sisi lembut yang bikin karakternya terasa seru dan relatable.
Kim Ok Bin berperan sebagai [Host] (Ep. 8).
Drama misterius penuh emosi yang mengaburkan batas mimpi dan kenyataan, dengan karakter-karakter kuat yang saling berhadapan dalam pusaran rahasia, ambisi, dan hubungan yang kian rumit.
Di film Life Is But a Dream (2022), Kim Ok Bin berperan sebagai Hwin Dam Bi, sosok perempuan kuat dan penuh emosi yang jadi pusat kisah perjuangan cinta, kehilangan, dan pencarian makna hidup.
Di serial Dark Hole (2021), Kim Ok Bin berperan sebagai Lee Hwa Sun, seorang detektif tangguh yang harus berjuang bertahan hidup sambil mencari pembunuh suaminya di tengah teror wabah misterius yang mengubah orang jadi monster.
Fantasi sejarah yang gelap, megah, dan penuh intrikâ??Arthdal Chronicles Part 3 memadukan perebutan takhta, konflik batin, dan hubungan berbahaya dalam dunia yang tak pernah memberi ampun.
Di serial Arthdal Chronicles Part 3: The Prelude to All Legends (2019), Kim Ok-bin berperan sebagai Tae Al Ha, Tae Al-ha, sosok perempuan cerdas, ambisius, dan penuh strategi yang jadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam jalan cerita.
Epik, gelap, dan penuh intrik, Arthdal Chronicles Part 2 menyajikan perebutan kuasa yang memanas di antara empat tokoh kuat, dengan emosi, strategi, dan takdir yang saling bertabrakan.
Di serial Arthdal Chronicles Part 2: The Sky Turning Inside Out, Rising Land (2019), Kim Ok Bin berperan sebagai Tae Al Ha, seorang putri bangsawan yang ambisius dan haus kekuasaan, dia rela menghalalkan segala cara demi mendapatkan takhta tertinggi.
Advertisement
Fantasi sejarah yang megah dan gelap, dengan intrik politik, ramalan, serta perebutan kekuasaan yang membuat Eun Seom, Ta Gon, Tan Ya, dan Tae Al Ha saling berbenturan dalam dunia yang liar dan memikat.
Di serial Arthdal Chronicles Part 1: The Children of Prophecy (2019), Kim Ok Bin berperan sebagai Tae Al Ha, seorang ambisius yang manipulatif dan haus kekuasaan, ia rela menghalalkan segala cara demi mendapatkan takhta tertinggi.
Thriller misteri yang gelap, menegangkan, dan penuh lapisan rahasia, saat intuisi, logika, dan kepercayaan saling bertabrakan dalam penyelidikan yang makin tak terkendali.
Di serial Children of a Lesser God (2018), Kim Ok Bin berperan sebagai Kim Dan, , seorang detektif jenius yang tajam, tegas, dan punya insting kuat buat ngungkap kasus-kasus rumit.
Thriller aksi noir yang brutal dan intens, The Villainess menampilkan Sook Hee dalam permainan identitas, dendam, dan pengkhianatan yang menegangkan dari awal sampai akhir.
Di film The Villainess (2017), Kim Ok Bin berperan sebagai Sook Hee / Chae Yun Soo, seorang pembunuh bayaran dingin yang harus menjalani kehidupan ganda penuh dendam setelah masa lalunya yang kelam menghantuinya.
Kim Ok Bin berperan sebagai (Ep. 6).
Kim Ok Bin berperan sebagai Cha Tae Kyung.
Di film 1724 Hero (2008), Kim Ok Bin berperan sebagai Dishy, seorang pemilik rumah gisaeng cantik yang jadi rebutan sekaligus pusat konflik di antara para jagoan dan preman di masa itu.
Advertisement